Cara mengucapkan Flap T/D t→ɾ dalam bahasa Inggris Amerika
/t/ atau /d/ menjadi ketukan cepat [ɾ] — terdengar seperti D yang lembut
Flap-T adalah kunci utama yang membuat bahasa Inggris terdengar khas Amerika. Ambil contoh konsonan /t/ atau /d/ yang berada di antara dua vokal (atau setelah R) ketika vokal keduanya tidak mendapat tekanan: alih-alih mengucapkannya dengan tegas dan utuh, kamu cukup memberikan satu ketukan cepat. Ujung lidah menyentuh lengkung alveolar lalu langsung memantul tanpa menghentikan aliran udara—sangat mirip dengan ketukan cepat pada bunyi 'r' tunggal dalam bahasa Indonesia. Water menjadi WAH-der; butter, BUH-der; better, BEH-der. Kata ladder dan latter pada akhirnya terdengar identik. Ini adalah langkah paling krusial untuk lepas dari bahasa Inggris kaku ala buku teks agar terdengar seperti penutur lokal, dan aturan ini juga berlaku melintasi batas antarkata: get up disambung menjadi GED-up, not at all menjadi NOD-uh-doll. Satu pengecualian penting: jika suku kata berikutnya justru mendapat tekanan, bunyi T tetap tegas. Kata attack, attain, dan hotel tidak pernah menggunakan flap-T.
Lihat bagaimana ini terjadi pada frasa nyata.
3 contoh frasa yang menunjukkan persis kapan aturan ini berlaku.
water
Posisi /t/ berada di antara /ɑ/ yang mendapat tekanan dan schwa yang tidak mendapat tekanan—ini adalah kondisi klasik untuk flap-T. Ujung lidah mengetuk lengkung alveolar satu kali dan langsung memantul. Hasilnya terdengar lebih dekat ke WAH-der daripada WAH-tur; kata yang sama dalam bahasa Inggris standar (RP) tetap mempertahankan /t/ yang tegas.
city
Flap yang sama, konteks vokal yang berbeda—yaitu /ɪ/ bertekanan diikuti /i/ tanpa tekanan. SIH-dee. Meskipun dieja dengan T, lidahmu melakukan gerakan mekanis yang persis sama dengan D yang diucapkan cepat. Inilah alasan mengapa kata city dan kata rekaan siddy akan terdengar sama persis saat diucapkan keras-keras.
competitive
Ada dua flap-T berturut-turut, jadi aturannya berlaku dua kali. Kata competitive secara formal diucapkan kuhm-PEH-tuh-tiv, tetapi dalam percakapan normal kedua T tersebut menjadi flap karena keduanya diapit oleh vokal dan vokal keduanya tidak mendapat tekanan. Hasilnya: kuhm-PEH-duh-div. Pemicu flap ini adalah vokal kedua yang tidak ditekankan. Jika suku kata berikutnya mendapat tekanan—seperti suku kata kedua pada kata compete—T tetap berbunyi tegas.
Dalam percakapan Amerika sehari-hari.
Flap-T muncul di hampir setiap kalimat kasual dalam bahasa Inggris Amerika. Bunyi ini ada pada kata yang berakhiran -ity, -ater, -etter, -atter, -ottom, dan bahkan sebelum L silabik pada -ottle; setelah R pada party, forty, thirty; serta frasa seperti get out, shut up, what about, dan not at all. Kamu akan mendengarnya dari pembaca berita, di komsit, siniar, sampai saat memesan kopi. Bahkan percakapan formal Amerika pun menggunakan flap-T—bagi telinga orang Amerika, bunyi T Inggris (British) yang terlampau tegas terdengar kaku dan berlebihan jika tidak berada di awal suku kata yang mendapat tekanan.
Dua bunyi, satu flap.
Baik /t/ maupun /d/ melebur menjadi ketukan cepat yang sama saat berada di antara dua vokal dengan vokal kedua tidak bertekanan. Klik salah satu untuk mempelajari lebih dalam.
Kata-kata yang bunyi T-nya berubah menjadi ketukan cepat.
Ketuk kata mana saja untuk mendengar flap alveolar menggantikan T atau D yang tegas di antara vokal.
Lima kalimat yang sarat dengan momen flap-T.
Masing-masing mempraktikkan aturan ini dalam kecepatan alami—dengarkan ketukan lidah yang cepat setiap kali T atau D berada di antara dua vokal. Ketuk untuk memutar; klik untuk pembedahan utuhnya.