Cara mengucapkan /d/ seperti pada DEN /d/ dalam bahasa Inggris Amerika

Ini salah satu konsonan paling umum dalam bahasa Inggris Amerika. Kamu mendengarnya pada do, dog, day, desk.

IPA /d/ Cara baca d Kategori Konsonan
Mulai dari sini

Konsonan /d/—bunyi di awal kata dog, day, dan desk—adalah konsonan hambat (stop) yang bersuara. Ujung lidahmu menekan lengkung gusi di belakang gigi atas, menahan udara selama sepersekian detik, lalu turun untuk melepaskan udara tersebut sambil pita suaramu bergetar. Bunyi ini menggunakan posisi mulut yang sama persis dengan /t/ Amerika yang tajam, bedanya pita suaramu ikut menyala. Dalam percakapan kasual orang Amerika, bentuk /d/ sering berubah-ubah tergantung pada letaknya di dalam sebuah kata.

Cara membuatnya

Tiga penyesuaian kecil.

Pas-kan ketiganya, dan bunyinya keluar dengan sendirinya.

Sentuhkan ujung lidahmu ke langit-langit mulut, tepat di belakang gigi atas. Tambahkan getaran pita suara saat kamu melepaskan udara.

Posisi mulut untuk /d/ dalam do

Bentuk mulut

/d/ seperti dalam do

Lidah

Ujung lidah naik ke langit-langit mulut, menyentuh lengkung alveolar (gusi di belakang gigi depan atas).

Bibir

Sedikit terbuka saat melepaskan udara.

Tips singkat

Dua hal untuk diingat.

Jauhkan lidahmu dari gigi depan. Dalam banyak bahasa (seperti bahasa Indonesia, Spanyol, dan Prancis), bunyi /d/ dihasilkan dengan menekan bagian belakang gigi. Dalam bahasa Inggris Amerika, lidah harus naik lebih tinggi untuk menyentuh lengkung gusi di belakang gigi tersebut. Jika lidahmu menyentuh gigi, bunyi /d/ kamu akan terdengar berat atau kurang tajam bagi telinga orang Amerika.

Posisi mulut sama persis dengan bunyi T (/t/), tetapi dengan tambahan getaran pita suara.

Pertanyaan umum

Pertanyaan yang sering muncul soal /d/.

Apa perbedaan antara bunyi D dan T?
Satu-satunya perbedaan adalah penyuaraan (getaran pita suara). Jika kamu meletakkan jari di tenggorokan dan mengucapkan dog, kamu akan merasakan getaran. Jika mengucapkan top, kamu tidak akan merasakannya. Kedua bunyi ini menggunakan posisi mulut yang sama persis: ujung lidah menekan lengkung gusi di belakang gigi atas untuk menahan udara, lalu melepaskannya. Jika kamu kesulitan membuat bunyi /d/ yang cukup kuat, fokuslah untuk mendorong lebih banyak suara dari tenggorokan sebelum lidahmu diturunkan.
Mengapa orang Amerika terkadang menghilangkan bunyi D di akhir kata?
Sebenarnya mereka tidak menghilangkannya, melainkan menahan bunyi tersebut. Dalam bahasa Inggris Amerika kasual, ketika /d/ berada di akhir kata seperti mad atau good, lidah naik untuk menahan udara tetapi tidak kembali turun untuk melepaskannya. Ini disebut konsonan hambat tak dilepas (unreleased stop). Kamu masih bisa mendengar sedikit getaran suara tertahan di tenggorokan, tanpa letupan udara yang tajam di akhir. Penutur bahasa Indonesia sering keliru dan menonaktifkan pita suara sehingga bunyinya berubah menjadi /t/ ("mat", "gut"), padahal tenggorokan harus tetap bergetar. Inilah penahanan bunyi yang membuat percakapan sehari-hari terdengar alami, bukan kaku seperti membaca buku teks.
Apakah bunyi D berubah di tengah kata?
Ya, di antara dua vokal, bunyinya biasanya berubah menjadi ketukan cepat (flap) di langit-langit mulut. Pada kata-kata seperti ladder atau middle, lidah tidak melakukan hentian penuh yang berat. Sebaliknya, lidah hanya menyentuh sekilas lengkung gusi di belakang gigi. Ini adalah gerakan yang sama persis dengan aturan flap-T yang digunakan orang Amerika pada kata water atau butter. Karena persamaan ini, kata seperti metal dan medal pada akhirnya terdengar sama persis dalam percakapan sehari-hari.

Latih /d/ dengan AI coach.

SayWaader adalah AI pelatih pengucapan untuk bahasa Inggris Amerika. Latihan 5 menit sehari, dapatkan skor aksen 5 aspek, dan bicara seolah kamu pernah tinggal di sana.