Cara mengucapkan /l/ seperti pada LET /l/ dalam bahasa Inggris Amerika

Ini salah satu konsonan paling umum dalam bahasa Inggris Amerika. Kamu mendengarnya pada let, love, look, long.

IPA /l/ Cara baca l Kategori Konsonan
Mulai dari sini

Konsonan /l/, bunyi di awal let, love, dan like, adalah aproksiman lateral: ujung lidahmu menyentuh lengkung alveolar di belakang gigi atas depan, namun alih-alih menghentikan udara, kamu membiarkannya mengalir terus-menerus melewati sisi-sisi lidah. Aliran udara dari samping inilah yang membedakan /l/ dari /t/ dan /d/ (yang memblokir total aliran udara di tengah mulut) serta dari /n/ (yang memblokir udara di mulut tapi membiarkannya keluar melalui hidung). Bahasa Inggris Amerika sebenarnya punya dua varian /l/: "Light L" yang terdengar terang sebelum huruf vokal (let) dan "Dark L" yang terasa lebih berat di tenggorokan pada akhir suku kata (feel, milk). Menguasai Dark L sangat penting, karena ketidakhadirannya adalah ciri paling kentara dari aksen penutur asing, termasuk penutur bahasa Indonesia yang umumnya hanya mengenal satu jenis bunyi /l/.

Cara membuatnya

Tiga penyesuaian kecil.

Pas-kan ketiganya, dan bunyinya keluar dengan sendirinya.

Tempatkan ujung lidahmu pada lengkung alveolar tepat di belakang gigi atas depan, titik sentuh yang sama dengan /t/, /d/, dan /n/. Bedanya ada pada aliran udara: untuk /l/, biarkan udara mengalir terus-menerus melewati kedua sisi lidah (itulah sebabnya /l/ disebut bunyi lateral). Pastikan pita suara terus bergetar (bersuara) sepanjang waktu. Bibir tetap rileks, tidak membulat atau memajukan bibir. Untuk varian "Dark L" (L gelap) di akhir suku kata, tarik juga bagian belakang lidah ke atas dan ke belakang menuju langit-langit lunak.

Posisi mulut untuk /l/ dalam let

Bentuk mulut

/l/ seperti dalam let

Lidah

Ujung lidah menyentuh lengkung alveolar tepat di belakang gigi atas depan (kontak apikal). Sisi-sisi lidah sedikit tertarik ke dalam agar udara bisa mengalir bebas melewati dua jalur samping ini. Pada varian Dark L (di akhir suku kata), bagian belakang lidah juga ikut naik ke arah langit-langit lunak.

Bibir

Rileks dan netral, jangan membulatkan atau memajukan bibir. Pembulatan bibir justru akan mengubah bunyi /l/ menjadi /w/.

Rahang

Sedikit terbuka dan netral. Rahang tidak banyak bekerja saat mengucapkan /l/, lidahlah yang bergerak naik.

Tips singkat

Dua hal untuk diingat.

Varian Light L digunakan sebelum vokal. Ini adalah bunyi /l/ 'normal' seperti dalam bahasa Indonesia yang sudah dikuasai kebanyakan pembelajar.

Biarkan udara mengalir terus-menerus melalui bagian SISI lidahmu. Inilah yang membedakan /l/ dari T, D, dan N, yang memblokir total udara di bagian tengah mulut.

Pertanyaan umum

Pertanyaan yang sering muncul soal /l/.

Apa bedanya Light L dan Dark L dalam bahasa Inggris Amerika?
Light L muncul sebelum vokal, seperti pada let atau lake. Ujung lidah cukup menyentuh lengkung alveolar sementara bagian lidah lainnya rileks. Dark L terjadi setelah vokal dalam suatu suku kata, seperti pada feel, milk, atau well. Ujung lidah tetap menyentuh gusi atas, tapi bagian belakang lidah ikut ditarik ke atas dan ke belakang menuju langit-langit lunak, memberikan kualitas bunyi yang menggema dan terasa berat di tenggorokan. Bahasa Inggris Amerika menggunakan keduanya, dan Dark L adalah elemen yang sering luput diajarkan. Kuasai bunyi ini, dan pengucapan feel-mu tidak akan lagi terdengar seperti fee-uh atau fee-yuh.
Kenapa bunyi /l/ saya kadang terdengar seperti /w/ oleh orang Amerika?
Kamu membulatkan bibir dan melewatkan kontak lidah. Untuk /l/ Amerika, baik Light maupun Dark, ujung lidah harus ditekan kuat ke lengkung alveolar di belakang gigi atas. Kalau lidahmu tidak pernah mendarat di sana dan kamu justru membulatkan bibir, bunyinya akan melebur menjadi /w/, sehingga light terdengar seperti white. Biarkan rahang sedikit terbuka, rilekskan sudut-sudut bibir (jangan memajukan bibir), dan pastikan ujung lidah benar-benar menyentuh lengkung alveolar sebelum vokal diucapkan.
Bagaimana cara agar saya tidak tertukar antara /l/ dan /r/?
Kuncinya ada pada apakah ujung lidah menyentuh sesuatu. Untuk /l/, ujung lidah harus bersentuhan fisik dengan lengkung alveolar; kamu akan merasakan sentuhan itu. Sementara untuk /r/ Amerika (yang sama sekali berbeda dengan /r/ getar bahasa Indonesia), ujung lidah tetap mengambang di tengah mulut dan tidak pernah menyentuh langit-langit. Jadi, kalau lidahmu mendarat, itu /l/; kalau mengambang, itu /r/. Cobalah ucapkan light dan right, lake dan rake, lock dan rock secara bergantian di depan cermin. Kamu seharusnya bisa melihat ujung lidah menyentuh gusi atas untuk kata-kata berawalan /l/, sementara lidah tetap terlipat ke dalam mulut untuk kata-kata berawalan /r/.

Latih /l/ dengan AI coach.

SayWaader adalah AI pelatih pengucapan untuk bahasa Inggris Amerika. Latihan 5 menit sehari, dapatkan skor aksen 5 aspek, dan bicara seolah kamu pernah tinggal di sana.