Perbedaan antara bunyi far /ɑr/ dan fair /ɛr/ terletak pada seberapa lebar mulut kamu terbuka dan posisi awal lidahmu. Kedua bunyi ini diakhiri dengan bentuk /r/ Amerika yang persis sama, tetapi diawali dengan vokal yang benar-benar berbeda. Untuk /ɑr/, rahang turun terbuka lebar untuk membentuk bunyi "ah" sebelum lidah ditarik ke belakang. Untuk /ɛr/, rahang hanya turun separuh untuk bunyi "eh". Jika rahangmu tidak cukup turun dan lidahmu tergelincir ke depan, car akan terdengar seperti care.
Di mana kedua bunyi ini berbeda.
4 penyesuaian mulut kecil. Salah satu saja keliru, dan bunyinya tergelincir ke bunyi sebelahnya.
Sekarang giliranmu.
Rekam dirimu mengucapkan "Far" dan "Fair" beberapa kali, lalu dengarkan lagi — untuk menangkap kontras ini, telingamu sendiri adalah feedback terbaik.
Kata yang berbeda hanya satu bunyi.
Setiap pasangan di bawah berbeda persis satu bunyi: ubah /ɑr/ jadi /ɛr/, dan maknanya ikut berubah. Ketuk kata mana pun untuk uraian lengkapnya.
Kalau kamu tak bisa membedakannya saat mendengar, inilah sebabnya.
Banyak pembelajar bahasa Inggris tertukar antara kedua bunyi ini karena bahasa ibu mereka tidak memiliki perbedaan vokal "eh" /ɛ/ atau "ah" /ɑ/ yang tegas, terutama saat diikuti oleh huruf R. Dalam bahasa Indonesia, huruf R adalah getaran (trill) atau ketukan (tap) cepat yang dibunyikan di bagian depan mulut (di belakang gigi atas), sehingga vokal sebelumnya tetap bersih dan pendek. Sebaliknya, bunyi /r/ Amerika mengharuskan kamu menarik seluruh bagian lidah ke belakang. Karena bunyi /r/ Amerika ini sangat dominan di akhir suku kata, pembelajar sering kali terburu-buru membentuk posisi R tersebut, sehingga melewati atau mengaburkan vokal awalnya sama sekali. Jika kamu buru-buru melompat ke huruf R tanpa membentuk vokal awalnya secara jelas, star dan stair akan terdengar identik. Agar keduanya tetap terdengar berbeda, perlakukan bunyi ini sebagai bunyi dua bagian. Kamu harus mengucapkan "ah" atau "eh" dengan jelas terlebih dahulu, menahannya sepersekian detik, dan baru setelah itu menarik lidah ke belakang untuk bunyi R.
Otot mulut dulu, baru telinga.
3 latihan singkat. Lakukan dengan suara keras: rasakan perubahannya di dalam mulut sebelum mencoba mendengarnya.
Pisahkan bunyinya: Ucapkan cahhh dengan rahang turun terbuka lebar, lalu tarik lidahmu ke belakang secara perlahan untuk membunyikan rrr. Sekarang coba hehhh dengan rahang setengah terbuka, lalu meluncur ke bunyi rrr. Jangan terburu-buru saat mengucapkan vokal pertamanya.
Gunakan tes cermin: Perhatikan rahangmu saat mengucapkan car dan care. Mulutmu seharusnya terbuka jauh lebih lebar untuk car. Jika rahangmu hampir tidak bergerak saat mengucapkan keduanya, kamu perlu melebih-lebihkan seberapa jauh rahangmu turun untuk bunyi /ɑr/.
Latih pasangan minimal (minimal pair) dengan suara lantang: star / stare, far / fare, bar / bear. Fokuslah sepenuhnya untuk membuat vokal awal terasa berbeda secara fisik di mulut sebelum berganti ke bunyi R.