D /d/ dan T /t/ dibuat dengan posisi lidah yang sama persis. Bagian datar lidahmu menekan lengkung alveolar (gusi di belakang gigi atas). Perbedaannya ada pada penyuaraannya: /d/ adalah bunyi bersuara yang menggetarkan pita suara, sedangkan /t/ tak bersuara (hanya udara yang lewat). Berbeda dengan bahasa Indonesia, dalam bahasa Inggris Amerika, /t/ di awal kata mendapat embusan napas yang kuat (aspirasi), membuat ten terdengar seperti t-hen. Di tengah kata, orang Amerika sering mengucapkan keduanya sebagai ketukan cepat yang sama (disebut flap), sehingga metal dan medal terdengar identik.
Di mana kedua bunyi ini berbeda.
5 penyesuaian mulut kecil. Salah satu saja keliru, dan bunyinya tergelincir ke bunyi sebelahnya.
Sekarang giliranmu.
Rekam dirimu mengucapkan "Dip" dan "Tip" beberapa kali, lalu dengarkan lagi — untuk menangkap kontras ini, telingamu sendiri adalah feedback terbaik.
Kata yang berbeda hanya satu bunyi.
Setiap pasangan di bawah berbeda persis satu bunyi: ubah /d/ jadi /t/, dan maknanya ikut berubah. Ketuk kata mana pun untuk uraian lengkapnya.
Kalau kamu tak bisa membedakannya saat mendengar, inilah sebabnya.
Bahasa Inggris Amerika mengubah cara bunyi-bunyi ini diucapkan tergantung posisinya dalam kata, dan dari situlah letak kebingungan terbesarnya. Seperti halnya bahasa Indonesia, bahasa seperti Spanyol atau Prancis tidak mengaspirasikan /t/ dengan embusan udara. Ketika penutur asing mengucapkan ten tanpa embusan tersebut, orang Amerika justru mendengarnya sebagai den. Dalam percakapan kasual Amerika, /t/ dan /d/ juga berubah menjadi bunyi yang sama, yaitu flap, ketika berada di antara dua vokal (antarvokal). Di telinga orang Amerika, pelafalan latter dan ladder terdengar identik. Jika kamu mencoba melafalkan /t/ dalam water dengan sangat jelas, itu akan terdengar terlalu formal atau bernada British. Di akhir kata, orang Amerika jarang melepaskan kedua bunyi ini secara penuh dan mengandalkan panjang vokal untuk membedakan bad (vokal lebih panjang) dari bat (vokal lebih pendek).
Otot mulut dulu, baru telinga.
3 latihan singkat. Lakukan dengan suara keras: rasakan perubahannya di dalam mulut sebelum mencoba mendengarnya.
Pegang selembar kertas sekitar dua sentimeter di depan mulutmu. Ucapkan ten, top, time. Kertas tersebut harus terlihat bergetar karena embusan udara. Sekarang ucapkan den, dog, down. Kertas tersebut nyaris tidak boleh bergerak.
Latih bunyi flap Amerika dengan mengucapkan ladder dan matter menggunakan ketukan lidah cepat yang sama persis. Jangan menumpuk tekanan udara, biarkan saja lidahmu memantul ringan di langit-langit mulut.
Rekam dirimu saat membaca pasangan minimal di akhir kata: sad / sat, bed / bet. Fokuslah untuk membuat vokal terdengar lebih panjang sebelum /d/ dan lebih pendek sebelum /t/. Jangan meletupkan konsonan akhirnya.