Vokal pada cat /æ/ dan cot /ɑ/ sama-sama mengharuskan rahang turun, tapi posisi keduanya di dalam mulut bertolak belakang. /æ/ adalah vokal depan yang rendah: badan lidah tetap di bawah dan didorong ke depan, sementara sudut bibir ditarik sedikit ke belakang menyerupai senyum tertahan. /ɑ/ adalah vokal belakang yang rendah: rahang turun lebih jauh lagi, bibir sepenuhnya rileks, dan badan lidah ditarik ke bawah dan ke belakang, membuka jalan di tenggorokan. Banyak bahasa (termasuk bahasa Indonesia yang hanya punya satu A tengah seperti pada kata "bapak") tidak membedakan dua suara ini, sehingga pembelajar sering menyamakan pasangan seperti hat/hot dan cap/cop. Kalau kamu mulai bisa memisahkan dua bunyi ini, orang Amerika akan jauh lebih cepat memahamimu.
Di mana kedua bunyi ini berbeda.
4 penyesuaian mulut kecil. Salah satu saja keliru, dan bunyinya tergelincir ke bunyi sebelahnya.
Sekarang giliranmu.
Rekam dirimu mengucapkan "Cat" dan "Cot" beberapa kali, lalu dengarkan lagi — untuk menangkap kontras ini, telingamu sendiri adalah feedback terbaik.
Kata yang berbeda hanya satu bunyi.
Setiap pasangan di bawah berbeda persis satu bunyi: ubah /æ/ jadi /ɑ/, dan maknanya ikut berubah. Ketuk kata mana pun untuk uraian lengkapnya.
Kalau kamu tak bisa membedakannya saat mendengar, inilah sebabnya.
Sebagian besar bahasa di dunia, termasuk bahasa Indonesia, Spanyol, Italia, Jepang, dan Rusia, hanya punya satu vokal A. Vokal bawaan ini biasanya berada di tengah mulut, persis di antara /æ/ yang tajam dan maju pada cat, serta /ɑ/ yang dalam dan terbuka pada cot. Pembelajar sering tanpa sadar memakai vokal tengah ini untuk kedua bunyi bahasa Inggris tersebut, sehingga mengaburkan perbedaan pasangan kata seperti cap/cop dan lack/lock. Solusinya adalah secara fisik menarik kedua bunyi ini saling menjauh. Untuk /æ/, dorong badan lidah ke depan dan tarik sudut bibir ke belakang. Untuk /ɑ/, rilekskan semuanya: turunkan rahang lebih jauh dari yang menurutmu perlu, biarkan badan lidah ditarik ke belakang, dan buka tenggorokan. Kedua vokal ini hidup di dua ujung mulut yang berlawanan—depan vs belakang—dengan rahang yang sama-sama turun cukup tajam.
Otot mulut dulu, baru telinga.
3 latihan singkat. Lakukan dengan suara keras: rasakan perubahannya di dalam mulut sebelum mencoba mendengarnya.
Gunakan trik senyum untuk /æ/: ucapkan cat sambil menarik sudut bibirmu ke belakang menjadi senyum tipis yang agak tegang. Sekarang, rilekskan bibir sepenuhnya, turunkan rahang lebih jauh, dorong badan lidah ke belakang, dan ucapkan cot.
Rekam suaramu saat membaca pasangan minimal: hat / hot, cap / cop, lack / lock, pat / pot. Kalau bunyinya masih terdengar persis sama, berarti lidahmu belum bergerak dari depan ke belakang di antara kedua kata tersebut.
Letakkan tangan di bawah dagu. Saat mengucapkan cat, dagumu akan sedikit turun. Saat mengucapkan hot, dagumu seharusnya mendorong tanganmu ke bawah dengan lebih kentara. Umpan balik fisik ini sangat membantu dalam membangun kebiasaan baru.